Langsung ke konten utama

Kata Bijak Motivasi

“You’ll learn, as you get older, that rules are made to be broken. Be bold enough to live life on your terms, and never, ever apologize for it. Go against the grain, refuse to conform, take the road less traveled instead of the well-beaten path. Laugh in the face of adversity, and leap before you look. Dance as though EVERYBODY is watching. March to the beat of your own drummer. And stubbornly refuse to fit in.”
― Mandy Hale, The Single Woman: Life, Love, and a Dash of Sass
Artinya :
“Anda akan belajar, saat usia bertambah, bahwa peraturan dibuat untuk dilanggar. Cukup berani untuk hidup pada istilah Anda, dan tidak pernah meminta maaf untuk itu. Pergi melawan arus, menolak untuk menyesuaikan diri, mengambil jalan yang jarang dilalui bukan jalan yang dipukuli. Tertawa dalam menghadapi kesulitan, dan melompat sebelum Anda melihat. Menari seakan SEMUA ORANG menonton. Berbaris dengan ketukan drum Anda sendiri. Dan keras kepala menolak untuk menyesuaikan diri. “

“Some beautiful paths can’t be discovered without getting lost.”
― Erol Ozan
Artinya :
“Beberapa jalan yang indah tidak dapat ditemukan tanpa tersesat terlebih dahulu.”

“Yes I’m seeking for someone, to help me. So that some day I will be the someone to help some other one.”
― Vignesh Karthi
Artinya:
“Ya saya mencari seseorang, untuk membantu saya. Sehingga suatu hari nanti aku akan menjadi seseorang untuk membantu beberapa orang lainnya. “

“God created you to be in the world.
You are in the world to fulfil a specific mission.”
― Lailah Gifty Akita, Beautiful Quotes
Artinya:
“Tuhan menciptakan Anda untuk berada di dunia.
Anda berada di dunia untuk memenuhi misi tertentu. “

 “You should be thankful for the journey of life. You only make this journey once in your life time.”
― Lailah Gifty Akita, Beautiful Quotes
Artinya:
“Anda harus bersyukur atas perjalanan hidup. Anda hanya membuat perjalanan ini sekali dalam waktu hidup Anda.

“Myths, legends and stories are the signposts previous generations have left us so we don’t have to figure out our own personal journey in solitude!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayahku Pastor, Ibuku Suster

Ayahku Pastor, Ibuku Suster             Hari ini atau besok atau lusa. Atau menunggu 10 tahun lagi. Saya harus bicara. Entah kenapa, ayah saya seorang pastor dan ibu saya seorang suster.             Hampir puluhan tahun kami tak bertemu. Saya sama sekali tidak tahu rupa orangtua saya. Saya anak yang terlampau kesepian. Terlantar di luar rumah. Terberkati di depan altar.             Saya anak yatim piatu? Saya bertanya dalam hati saat duduk sendiri di tepi dermaga. Memandang lepas pantai. Di kejauhan perahu diayunkan ombak yang damai. Laut teduh. Saya ambil secarik kertas lalu menulis puisi ini. Aku Di Mana? Aku memungut angin Di daun kering Tiada menemukan apa Tak pula jumpa siapa Aku di mana? Malam hari diterbangkan badai Pagi hari di tepi dermaga Kapal telah jauh Aku di mana? (I Januar...

MENDAMBA SAMBA

Mendamba Samba        :a.c Bukan lelucuan tanpa romansa Saat santai kau dekatkan sapa rasa Membuncah ria menari jemari menyentuh bahu Kau poles jiwaku dengan canda yang kutahu Putri samba kumendamba Rekah bibir yang jujur Tawamu membawaku ke laut senyuman kau pandai mengganggu riak jiwaku mengagumimu belum cukup mendoakanmu belum tentu sempurna terpaksa aku mengerti dirimu dengan kata hati Auciliana Costa, putri Samba kumendamba   Hewa, Juni 2016 Mendamba Samba        :a.c Bukan lelucuan tanpa romansa Saat santai kau dekatkan sapa rasa Membuncah ria menari jemari menyentuh bahu Kau poles jiwaku dengan canda yang kutahu Putri samba kumendamba Rekah bibir yang jujur Tawamu membawaku ke laut senyuman kau pandai mengganggu riak jiwaku mengagumimu belum cukup mendoakanmu belum tentu sempurna terpaksa aku mengerti dirimu dengan kata hati Auciliana Cos...

PUISI III (LEDALERO)

CECILLIA Gadis Timor berhati melati Kuncup senyum mekar   tawa Pagi hari embun berlabuh di kelopakmu Mataku dingin dadaku terjaga Engkau Cecillia, kembang di kebun Tuhan Dari balik pagar kulihat tudungmu bergerai Tudungmu, kelopak putih mahaindah Jangan sampai dihempas bayu lelaki Aku di bukit   ini begini: Mendukungmu menjadi bunga Sang Guru Ledalero, 19 Agustus 2018 DI KESUNYIAN ABAD INI Di kesunyian abad ini Aku belajar lebih tekun Untuk berdamai dengan diri Ledalero, 19 Agustus 2018 LIRIK-LIRIK BAYU Rambutmu yang tergerai Bagai ilalang padang Menyejukkan dadaku Kekasih, Rambutmu lirik-lirik bayu Menggugurkan gairah Menumbuhkan rasa kagum Ledalero, 28 Agustus 2018 DARI JAUH SEKALI Dari jauh sekali Kau lambaikan rindu Embus bayu mem...